Saturday, 25 September 2021
Home / RAGAM / “PERTEMUAN SINERGISITAS ANTARA KETUM SMII DENGAN KETUA KAMAKSI. MINTA PPKM DARURAT TIDAK DIPERPANJANG

“PERTEMUAN SINERGISITAS ANTARA KETUM SMII DENGAN KETUA KAMAKSI. MINTA PPKM DARURAT TIDAK DIPERPANJANG

Tampak pertemuan ketua SMII H.Muchsin dan kang Jojo serta ketua PWRI Rohmat dan Anggota di Jakarta

Cukup Sudah Jangan Buat Rakyat Kecil Semakin Menderita”

Bogor-Pertemuan antara ketua Solidaritas Muda Islam Indonesia H.Muchsin Saleh, SH., MH. dengan Ketua Umum Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) Joko Priyoski tadi malam(17/6/21) di Jakarta. Meminta Presiden Joko Widodo agar tidak memperpanjang rencana PPKM Darurat yang akan berakhir tanggal 20 Juli 2021. pintanya “Pak Presiden Jokowi, lihatlah kebawah, penerapan PPKM Darurat yang sedang berlaku saat ini bukanlah sebuah solusi yang baik untuk menekan laju penyebaran covid-19, tapi PPKM Darurat ini malah makin membuat Rakyat semakin terjepit dalam kesusahan. KAMAKSI dan SMII “Menolak” rencana Perpanjangan PPKM Darurat, Cukup Sudah !! Tegas H.Muchsin dan Joko Priyoski yang akrab disapa kang jojo, dan juga merupakan Aktivis ’98 Mantan Wasekjen DPP KNPI tersebut.

Kang jojo pada acara live di salah satu station tv

Sedangkan ‌untuk menekan laju penyebaran Covid-19 harusnya Pemerintah membuat Solusi Terbaik bukan malah menerapkan Peraturan yang malah menekan Sendi Kehidupan Perekonomian Rakyat Kecil dan semakin terhimpit dalam kesusahan. Lihatlah ke bawah akibat Penerapan PPKM Darurat, Rakyat Kecil semakin menderita makin sulit memenuhi kebutuhannya sehari-hari dalam mencari nafkah untuk keluarganya. Arogansi oleh Oknum Satpol PP pun terjadi di beberapa daerah dalam Penerapan PPKM Darurat ini. Jangan Kelas Menengah dan Atas yang selalu ketakutan ada Covid, tapi lihatlah ke bawah jeritan rakyat kecil yang semakin menderita akibat Pemberlakuan PPKM Darurat bisa jadi akan meledak dan menjadi amarah.
Kami Mendesak Presiden Jokowi agar segera membatalkan Rencana Perpanjangan PPKM Darurat, Jangan membuat Peraturan atau Kebijakan tidak Populis yang malah membuat Rakyat semakin tertekan dan kecewa, Tegas Aktivis ’98 tersebut yang di amini h.muchsin

Solusi terbaik menurut kami Pemerintah seharusnya lebih Prioritas dalam penyediaan obat-obatan Covid-19 secara gratis bukan seperti sekarang harga Obat-obatan Covid-19 malah melambung tinggi sedangkan daya beli masyarakat semakin menurun. Gencar melakukan Vaksinasi Gratis diseluruh Penjuru Negeri, memperhatikan tunjangan tenaga kesehatan (nakes) yang harus segera dibayarkan karena terjadi di beberapa RSUD sampai saat ini ada beberapa tunjangan nakes yang belum dibayarkan oleh Kemenkes RI, menambah fasilitas pelayanan kesehatan di setiap Rumah Sakit, semua instansi Pemerintah dari Pusat sampai Desa digerakkan secara maksimal dalam upaya Pencegahan laju Penyebaran Virus Covid-19, dan terutama Presiden Jokowi harus segera mengevaluasi Kinerja para Menteri dan perlu juga adanya resafle kabinet.
yang sangat mendesak perlu sekali mentri Kesehatan RI yang dianggap tidak maksimal dan harus segera Mencopot Direktur Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI yang saat ini tidak mampu bekerja secara baik dan optimal dalam tugas-tugasnya mensosialisasikan Program-Program Pemerintah dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

“PPKM Darurat jangan diperpanjang lagi, cukup sudah jangan membuat rakyat kecil semakin tertekan dalam kesusahan”, kata H.Muchsin dan kang Jojo.
(H.AA/red)

Check Also

Kinerja Dan Prestasi Kanwil ATR/ BPN Kalbar mendapat Apresiasi Dari Gubernur Sutarmiji

PONTIANAK KALBAR – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menjadi Inspektur Upacara dalam Pringatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *