Kamis, 24 Juni 2021
Home / INVESTIGASI / PENYIDIK KEJARI TERIMA INFORMASI TEMUAN LSM PENJARA SOAL PERUMDA

PENYIDIK KEJARI TERIMA INFORMASI TEMUAN LSM PENJARA SOAL PERUMDA

Bogor – Makin tajam dan menjalar bak lekukan tak bertepi. Saat dikonfirmasi, Selasa (8/6)
Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Rade Satya Nainggolan meminta media langsung  pendalaman informasi ke Perumda Tirta Pakuan.
” Lakukan terus pendalaman informasinya pada pihak Perumda. Dan tentu Ada bagian khusus penyidiknya dalam kasus tertentu untuk lahan tanahnya,saya tidak berani komen lebih jauh, bukan ranah saya itu.Coba tanya pihak pdam atau Perumda Tirta Pakuan” tulis Rade saat diminta komentarnya terkait lahan yang dibebaskan senilai Rp.9,5 M tahun 2020.
Komenter Sekjen LSM Penjara ( Pemantau Kinerja Aparatur Negara) AGANI bahwa sesuai marwah dan kedudukan hukum dimana secara kewenangan UU lihat No.17 tahun 2013 tentang LSM juga baca PP.
NO. 71 TAHUN 2000
TENTANG
TATA CARA PELAKSANAAN PERAN SERTA MASYARAKAT DAN
PEMBERIAN PENGHARGAAN DALAM PENCEGAHAN DAN
PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI.Dimana jelas dipasal 2
(1) Setiap orang, Organisasi Masyarakat, atau Lembaga Swadaya Masyarakat berhak mencari,
memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi serta
menyampaikan saran dan pendapat kepada penegak hukum dan atau Komisi mengenai perkara tindak
pidana korupsi.
(2) Penyampaian informasi, saran, dan pendapat atau permintaan informasi harus dilakukan secara
bertanggungjawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, norma
agama, kesusilaan, dan kesopanan. juga pasal 4
(1) Setiap orang, Organisasi Masyarakat, atau Lembaga Swadaya Masyarakat berhak memperoleh
pelayanan dan jawaban dari penegak hukum atau Komisi atas informasi, saran, atau pendapat yang
disampaikan kepada penegak hukum atau Komisi.
(2) Penegak hukum atau Komisi wajib memberikan jawaban secara lisan atau tertulis atas informasi,
saran, atau pendapat dari setiap orang, Organisasi Masyarakat, atau Lembaga Swadaya Masyarakat
dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal informasi, saran atau pendapat
diterima” tegas AGANI DI.
.( Red*3)

About admin

Check Also

Kabel APILL Exit Tol Celikah Dicuri

OKI-Aksi pencurian kabel lampu penerangan jalan kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *