Kamis, 24 Juni 2021
Home / INVESTIGASI / Pemkab Bojonegoro, Bantuan Hibah dan Bansos Belum Dipertanggungjawabkan

Pemkab Bojonegoro, Bantuan Hibah dan Bansos Belum Dipertanggungjawabkan

BOJONEGORO – Laporan  Realisasi  Anggaran  (LRA)  Pemerintah  Kabupaten  Bojonegoro  TA  2018 menyajikan belanja hibah dan belanja bantuan sosial dengan jumlah angara Rp 159.796.289.793,00 dan realisasi 131.729.577.282,35 dengan rincinan sebagai berikut: Belanja Hibah Anggaran  Rp 154.002.289.793,00 dengan Realisasi Rp 127.732.077.282,35 atau 82,94 persen dan  Belanja Bantuan Sosial dengan anggaran Rp 5.794.000.000,00 dan relisasi 3.997.500.000,00 atau 68,99.

Hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari Pemerintah Daerah kepada Pemerintah atau Pemerintah Daerah lainnya, BUMN atau BUMD, badan, lembaga dan organisasi kemasyarakatan yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah.

Bantuan sosial adalah pemberian bantuan berupa uang/barang dari Pemerintah Daerah kepada individu, keluarga, kelompok, dan/atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko social.

Berdasarkan  hasil pemeriksaan atas  dokumen  pertanggungjawaban belanja hibah  dan bantuan sosial diketahui bahwa terdapat 1.415 penerima bantuan yang terlambat menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Selain   itu   terdapat   39   penerima   bantuan   yang   belum   menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

Hasil  pemeriksaan  terhadap  penerima  bantuan  yang  belum  menyampaikan  laporan pertanggungjawaban diketahui sebagai berikut:

a.    Pembangunan Asrama Santri Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Deru Kecamatan Sumberejo tidak dilaksanakan

Berdasarkan konfirmasi kepada Kepala Pondok Pesantren Al-Azhar Desa Deru Kecamatan Sumberrejo bahwa proposal permohonan bantuan untuk pembangunan asrama baru. Proposal telah dilengkapi antara lain:

1)   Proposal singkat;

2)   Susunan pengurus;

3)   Rencana Anggaran Belanja (RAB);

4)   Foto Rekening Bank Jatim;

5)   Fotocopy KTP Ketua dan bendahara;

6)   Surat Keterangan Terdaftar;

7)   Surat pernyataan tidak menerima hibah tahun 2017;

8)   Surat keterangan domisili; dan

9) Pakta integritas.

Bantuan diterima tanggal 7 Agustus 2018 sebesar Rp200.000.000,00 melalui rekening Bank Jatim dengan nomor rekening 0692102240 a.n. Pondok Pesantren Al Azhar. Laporan pertanggungjawaban bantuan belum dibuat oleh kepala pondok pesantren. Hasil observasi pada Pondok Pesantren Al Azhar tidak ditemukan pembangunan asrama baru. Keterangan dari kepala pondok pesantren bahwa dana digunakan untuk pembuatan gapura. Tidak ada monitoring dan evaluasi dari OPD terkait atas penggunaan dana bantuan.

b.    Bantuan Sosial a.n. Koyo dan Sami di Kecamatan Kanor dan Kanapi dan Mastiah Kecamatan Baureno tidak dibayarkan sebesar yang telah ditentukan

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan tim BPK diketahui bahwa keempat penerima bantuan sosial tidak menyampaikan usulan/proposal tertulis kepada bupati. Keterangan dari penerima bantuan kelengkapan dokumen untuk pengajuan bantuan dibuat oleh kepala desa masing-masing. Usulan penerima kemudian diserahkan ke Dinas Sosial selaku leading sector untuk dilakukan verifikasi dan diteruskan ke bendahara PPKD.

Hasil konfirmasi kepada penerima bantuan a.n. Kanapi dan Mastiah bahwa jumlah bantuan yang diterima sama dengan nilai bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro masing-masing sebesar Rp10.000.000,00. Bantuan ditransfer ke penerima bantuan melalui BPD Jatim dengan nomor rekening 0086107651 a.n. Kanapi dan nomor rekening 0086154013 a.n. Mastiah. Konfirmasi lebih lanjut diketahui bahwa kedua penerima diminta untuk membayar uang kembali dengan alasan agar nantinya dapat diberikan bantuan lagi periode selanjutnya. Penerima bantuan a.n. Kanapi diminta sebesar Rp1.000.000,00 sedangkan Mastiah sebesar Rp5.500.000,00.

Hasil konfirmasi kepada penerima bantuan a.n. Koyo dan Sami belum menerima bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Hasil pemeriksaan dokumen pemindahbukuan dan konfirmasi ke bendahara PPKD diketahui bahwa dana telah ditransfer ke kedua penerima tersebut masing-masing sebesar Rp10.000.000,00 ke rekening  Bank  Jatim  no  rekening  0696100721  a.n.  Koyo  dan  nomor  rekening 0696100713 a.n. Sami. Kedua penerima tidak memegang buku tabungan karena seluruh berkas administrasi pencairan dibawa oleh ketua RT. Keterangan dari Bank Jatim bahwa dana sudah diambil tanggal 12 Juli 2018 dan rehabilitasi rumah baru dimulai setelah tim BPK melakukan konfirmasi kepada penerima bantuan.

c. Hibah untuk pembangunan Pagar Madin Tarbiyatul Ulum sebesar Rp200.000.000,00 tidak didukung kelengkapan administrasi yang memadai

Berdasarkan konfirmasi kepada Kepala Madin Tarbiyatul Ulum Kecamatan Kanor diketahui bahwa terkait pemberian bantuan hibah, kepala madin tidak mengetahui dan hanya mendapatkan informasi dari staf salah satu calon anggota legislatif. Semua berkas kelengkapan untuk pencairan (proposal, buku tabungan dan laporan pertanggungjawaban) dibuat oleh staf tersebut. Kepala madin hanya mengambil dana bantuan di Bank Jatim kemudian diserahkan kepada staf tersebut. Terkait pembangunan pagar madin telah dilaksanakan.

d.    Bantuan Sosial a.n Lasman Kecamatan Kapas dan a.n. Ma’ruf Kecamatan Sumberejo sebesar Rp20.000.000,00 tidak didukung kelengkapan administrasi yang memadai

Berdasarkan konfirmasi kepada penerima bantuan sosial a.n. Lasman di Kecamatan Kapas dan Ma’ruf di Kecamatan Sumberrejo diketahui bahwa penerima bantuan tidak membuat proposal pengajuan bantuan. Penerima bantuan a.n. Lasman meninggal dunia pada tanggal 1 Maret 2019. Berdasarkan keterangan dari istri penerima bantuan bahwa proses pengambilan dana dan penggunaan bantuan dilakukan oleh Kepala Desa Bogo. Pembangunan rumah telah dilaksanakan.

Berdasarkan  keterangan  dari  istri  penerima  bantuan  (Sukaisih)  a.n.  Ma’ruf  di Kecamatan Sumberrejo diketahui bahwa Ma’ruf telah meninggal dunia pada tahun 2017. Bantuan telah ditransfer pada tanggal 19 November 2018 ke rekening Bank Jatim a.n. Sukaisih dan telah digunakan untuk renovasi rumah.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dan Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial.(SEN)

About admin

Check Also

Kabel APILL Exit Tol Celikah Dicuri

OKI-Aksi pencurian kabel lampu penerangan jalan kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *