Monday, 18 October 2021
Home / RAGAM / Pemdes Punya Moral Dipimpin Mahasiswa

Pemdes Punya Moral Dipimpin Mahasiswa

OKI-Kepemimpinan merupakan suatu elemen yang saling berhubungan satu sama lain untuk menggapai tujuan yang hendak dicapai. Demi mencapai tujuan itu, tentu harus diindahkan dengan perilaku sesuai etika dan moral, terutama dari sosok seorang pemimpin.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia, Ansori AK mengatakan, saat ini pola kepemimpinan di desa sudah harus dibenahi. Sebab, perlu disadari jika pemimpin merupakan representasi masyarakat. “Kalau kita lihat, pola kepemimpinan di desa belum banyak mengalami transformasi dan jauh dari visioner, bahkan cenderung bobrok. Ini adalah suatu keadaan yang tidak normal. Untuk mencapai visi misi dan tujuan pembangunan yang jauh lebih besar, dibutuhkan pemimpin-pemimpin muda dari kalangan mahasiswa,” kata Ansori AK, Minggu (10/10).

Hal itu diungkapkan dalam sebuah diskusi kepemimpinan bersama wartawan di Palembang. Ansori AK menekankan, dalam menyelesaikan visi misi tujuan besar itu, peran media massa dan masyarakat diperlukan untuk menjamin setiap kebijakan yang diambil oleh seorang pemimpin desa.

Masyarakat membutuhkan bantuan dari anak-anak muda dari kalangan mahasiswa. Saya yakin dan percaya, anak-anak muda Indonesia memiliki ilmu pengetahuan yang cukup untuk sekedar memimpin desa.

“Etika dan moral itu berangkat dari pola pikir yang fositif, kenapa pola pikir mahasiswa positif, karena anak-anak muda Indonesia memiliki ilmu pengetahuan yang dapat dari kampus,” ujarnya.

Hal yang jauh lebih besar dan perlu untuk kita bicarakan hari ini adalah, ada banyak calon pemimpin di desa hari ini mencalonkan diri dengan ijazah SMA, SMP, bahkan ada yang hanya lulusan SD.

Ini tentu memprihatinkan kita semua. Bagaimana mungkin ini semua bisa terjadi. Kalau semua anak-anak muda di desa mau peduli dengan kondisi lingkungan di desa mereka, semua ini tentu saja tidak akan pernah terjadi.

Dan satu hal yang perlu diperhatikan adalah, seorang pemimpin desa itu harus memiliki integritas, moralitas, tangung jawab dan visi misi dengan tujuan besar. Bagaimana mungkin seorang pemimpin bisa menjalankan tugas dengan baik jika untuk menjaga kehormatan dan komitmen saja sudah tidak bisa.

“Jangan biarkan oknum yang mengaku bermoral tapi tidak bermoral menjadi pemimpin di desa kalian. Jangan biarkan orang-orang yang tidak memiliki kehormatan menjadi pemimpin di desa.

“Maka dari itu, saya dan kita semua berharap agar masa depan negara ini menjadi lebih baik jika berada di tangan anak-anak muda. Pemimpin bisa dilahirkan dari kalangan mahasiswa yang memiliki sifat amanah dan jujur, serta tidak mencontoh perilaku pemimpin yang tidak memiliki integritas,” tegasnya.

TIM

Check Also

Keluhkan Pungutan Liar di Puskesmas Jejawi, Warga: Padahal Gratis

OKI-Warga puluhan Desa di Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *