Saturday, 25 September 2021
Home / INVESTIGASI / LIMBAH PT WAHANA PLANTATION AND PRODUCTS MEMBAHAYAKAN WARGA

LIMBAH PT WAHANA PLANTATION AND PRODUCTS MEMBAHAYAKAN WARGA

SINTANG – Warga Dusun Penyaguk I Desa Lalang Baru Kecamatan Sintang kabupaten Sintang mengeluhkan adanya limbah yang berasal dari PT Wahana Plantation and Products. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kepala sawit tersebut diduga membuang limbah sembarangan sehingga mengganggu aktifitas warga.

Warga mencium bau menyengat yang diduga dari limbah pabrik kelapa sawit milik PT Wahana Plantation and Products. Bau yang menusuk hidung itu menurut warga mulai muncul saat memasuki musim hujan.

Kepala Dusun Desa Penyaguk I Romanus Apan yang didampingi Ketua RT 04 Dusun Penyaguk I kepada Tipikor Investigasi mengatakan warganya sangat terganggu dengan pembuangan limbah yang sebarangan ini. Seharusnya Perusahaan mempunyai pengolahan limbah yang bagus, sehingga tidak membuat resah warga dengan limbah. “Saya curiga, musim penghujan ini dijadikan alasan perusahaan untuk membuang limbah seenaknya saja,” jelas Romanus Apan.

Lebih lanjut Romanus Apan mengatakan dirinya atas nama warga Penyaguk I mengharapkan kepada Instansi terkait dan penegak hukum agar melihat dan memberikan sangsi yang tegas kepada perusahaan yang nakal dan membuang limbah seenaknya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban. “Kita sudah melaporkan masalah ini ke desa. Dan Kepala Desa Lalang Baru Andi Aswan sudah menindaklanjuti keluhan warga Penyaguk I dengan mengirim surat Pernyataan Keberatan N0 141/021/SET-LB/2019 tertanggal 10 Januari 2020, namun anehnya belum ada respon dari pihak PT Wahana Plantation and Products,” tegasnya.

Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph Saat dimintai tanggapanya terkait limbah dari PT Wahana Plantation and Products, mengatakan akan menindak tegas siapapun pelaku usaha yang nakal. Pembuangan limbah sembarangan akan berdampak buruk terhadap kesehatan warga dan kerusakan lingkungan. “Saya tegaskan sekali lagi, siapapun perusahaan yang membuang limbah sebarangan, akan kami tindak tegas sesuai dengan hukum dan perundang undangan yang berlaku,” tegasnya.

Manager Lapangan PT Wahana Plantation and Products Robinson Simamora yang dikonfirmasi Tipikor Investigasi membantah adanya pembuangan limbah sawit tersebut. Ia mengatakan itu terjadi karena hujan yang terus mengguyur Kabupaten Sintang, Sehingga penampungan limbah sawit penuh dengan air hujan dan meluber ke lahan warga.

Sementara itu, Menanggapi pembuangan limbah PT Wahana Plantation and Products, Ketua Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (BAPAN) Propinsi Kalimantan Barat Trisyanto MS mengatakan agar PT Wahana Plantation and Products segera menghentikan segala operasionalnya karena persoalan pembuangan limbah yang menyalahi aturan.

“PT Wahana Plantation and Products diduga melanggar Undang-Undang No 32/2009 Perlindungan dan Penglolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah No 101/2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2007 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Ketel Uap pada Pasal 6, serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 98 Tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan,” jelasnya.

Trisyanto mennambahkan, setiap perusahaan yang mendirikan pabrik harus mengikuti regulasi yang berlaku dan wajib menyediakan kolam penampungan dan pengolahan limbah sesuai dengan aturan, sehingga tidak membuang limbah B3-nya ke sembarang tempat, apalagi ke sungai ataupun laut yang dapat membahayakan lingkungan dan manusia. (Shen)

Check Also

KEJARI HALBAR SELAMATKAN UANG NEGARA RP 1,2 MILIAR DARI KASUS KORUPSI

Jailolo – Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Propinsi Maluku Utara). Dalam hal ini menyelamatkan kerugian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *