Tuesday, 7 December 2021
Home / JUSTISIA / Lagi, Ribuan Lalat Serbu Desa Tanjung Merbo

Lagi, Ribuan Lalat Serbu Desa Tanjung Merbo

Banyuasin-Kembali diserbu lalat, warga Desa Tanjung Merbo Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) sampaikan keluhan. Pasalnya ribuan lalat masuk kedalam rumah dan mengusik ketenangan warga.

“Sampai hari ini lalat selalu menyerbu semua rumah di desa ini, jumlahnya bisa mencapai ribuan ekor,” kata salah satu warga Desa Tanjung Merbo Kecamatan Rambutan, Tini dihubungi melalui ponselnya, Minggu, (26/9) pagi.

Warga mengeluhkan adanya ribuan lalat yang masuk meriung ke dalam rumah mereka. Keberadaan lalat-lalat itu membuat warga merasa terganggu untuk beraktivitas di dalam dan diluar rumah.

Semua kegiatan baik didalam maupun diluar rumah semakin susah untuk dilakukan. Untuk makan pun semakin susah karena ada banyak sekali lalat menyerbu piring dimeja makan. Ikan asin pun ikut kerumbuni lalat saat dijemur. Hal ini membuat warga kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

“Untung ada listrik, kalau makan harus dihidupkan kipas angin, karena kalau tidak diserbu lalat. Menganggu sekali,” ujar warga setempat lainnya.

Warga mengaku sudah mengeluhkan kehadiran lalat sejak 15 tahun lalu. Namun hingga kini, permasalahan tersebut tak kunjung mendapat respon positif dari pemerintah.

Menurut ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia Ansori AK, semua kandang ayam didesa setempat dibekingi oknum preman,” ungkapnya.

Warga desa tetangga pun juga turut terkena imbasnya. Berbagai keluhan dan protes telah disampaikan. Namun serbuan lalat selalu datang ke rumah-rumah warga.

“Banyak sekali. Bahkan lalat-lalat itu menempel di semua ruangan di dalam rumah. Didapur, dikamar tidur, di meja makan, dilantai, bahkan di kamar mandi,” ujarnya.

Lalat-lalat itu berasal dari kandang ayam yang ada di desa itu. Dari dulu selalu begitu, setiap panen ayam lalat menyerbu ke dalam rumah warga,” kata dia.

Hingga laporan ini selesai ditulis, pihak pemerintah desa setempat belum bisa dikonfirmasi wartawan. Beberapa kali wartawan mencoba untuk melakukan konfirmasi namun kantor desa setempat selalu didapati dalam kondisi tertutup.

TIM

Check Also

Harga Sandal di JM Swalayan Rp 500 Ribu Rupiah

Palembang-Sejumlah pengunjung JM Swalayan di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan mahalnya harga sandal eceran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *