Saturday, 25 September 2021
Home / JUSTISIA / Kepala BNN Kabupaten Balangan Katamsi: Kaum Milenial Harus Berani Lawan Narkoba

Kepala BNN Kabupaten Balangan Katamsi: Kaum Milenial Harus Berani Lawan Narkoba

BALANGAN – Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) di Indonesia kian hari kian menyedihkan. Mirisnya lagi, penyebaran narkoba makin gencar menyasar golongan muda atau millenials, yang jelas-jelas merupakan generasi penerus. Ini tentu saja dapat membahayakan masa depan bangsa di kemudian hari, jika bibit-bibit unggul yang tangguh dan cerdas tersusupi kejahatan narkoba. Hal ini dikatakan Kepala BNN Kabupaten Balangan Katamsi kepada Tipikor Investigasi di Kantornya beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut Katamsi mengatakan Bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar kita kapan saja dan di mana saja. Jika narkoba yang mengandung zat-zat adiktif penghancur sistem saraf itu berhasil menggorogoti raga dan jiwa anak muda, tentunya mereka akan sulit berpikir jernih. semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih.

“Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar usia 11 sampai 24 tahun. Rentang umur tersebut adalah masa di mana seseorang menikmati masa gemilangnya, seiring perubahan-perubahan fisik, psikis, dan emosional yang memungkinkan seorang anak menjadi labil dan rentan terhadap ajakan-ajakan sesat yang bisa saja dibungkus dengan kata coba-coba aja atau keren,” jelasnya.

“Tugas kita sebagai orang tua bukan hanya menghindarkan anak dari pengaruh buruk narkoba, tapi yang terpenting adalah bagaimana menanamkan sikap berani melawan narkoba kepada anak sedini mungkin. Jika hal ini sudah dicamkan dengan baik oleh anak cucu kita, bukan tidak mungkin, ia juga anak menularkan perilaku positif Anti Narkoba ini ke teman-teman dalam lingkup pergaulannya,” ujarnya.

Terkait kondisi inilah BNN kabupaten Balangan mengajak generasi muda lebih sadar akan bahaya narkoba, bukan hanya sekedar sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah, tapi kami mengajak anak muda kaum milenial untuk berperan aktif dalam melawan narkoba. “Anak muda atau kamu milenial harus berani lawan narkoba ! BNN Kabupaten Balangan percaya, kreativitas generasi muda jaman sekarang adalah senjata paling ampuh untuk memerangi narkoba.

Ancaman faktual

Permasalahan Narkoba di Indonesia telah memasuki fase darurat. Status kondisi darurat narkotika bukan hanya retorika dan isu, melainkan ancaman faktual yang selama ini masih dilihat sebelah mata. Dengan jumlah penduduk nomor 4 di dunia, menjadikan Indonesia sebagai komoditi yang menggiurkan para pengedar Narkoba.

Dapat dilihat dari tertangkapnya pengedar dan pemakai Narkoba di masyarakat kita bukan hanya dari kalangan dewasa, tetapi juga remaja bahkan anak-anak. Mereka bukan hanya dari kalangan masyarakat berpendidikan rendah, melainkan telah meracuni masyarakat berpendidikan tinggi, bahkan seorang Guru Besar (Profesor) sekalipun.

Peredaran gelap Narkoba saat ini juga telah merambah ke seluruh wilayah, baik di kota maupun di desa bahkan desa-desa terpencil sekalipun, dan yang menjadi korban adalah seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai strata sosial termasuk kalangan pelajar atau siswa sekolah, Institusi Pemerintah maupun swasta. Oleh karena itu penanganan penyalahgunaan Narkoba perlu menjadi perhatian serius oleh seluruh komponen masyarakat dan pemerintah.

Dibutuhkan peran serta seluruh lapisan untuk mencegah beredarnya barang haram ini dalam kehidupan masyarakat kita. Setiap informasi yang diperoleh agar segera dilaporkan kepada aparat Polri, TNI dan BNN atau aparat terdekat, agar memudahkan upaya pemberantasan peredaran Narkoba di sekitar kehidupan kita. Jangan kita biarkan generasi bangsa diracuni oleh barang haram ini. Mari kita lakukan, tebarkan kebaikan lewat sikap dan tindakan dalam memerangi narkoba agar bangsa kita bebas dari peredarannya (Achmad Sodik)

Check Also

LAMA TAK ADA PERBAIKAN, JALAN PEMDA BREBES DI DESA RANCAWULUH KEC.BULAKAMBA KONDISINYA RUSAK PARAH

Brebes-Aktivis Pegiat Anti korupsi Kabupaten Brebes Jawa tengah, Ahmad Sugiarto (40) meninjau langsung kondisi jalan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *