Saturday, 25 September 2021
Home / KULINER / Kelapa Muda Datang dari Ogan Komering Ilir

Kelapa Muda Datang dari Ogan Komering Ilir

OKI-Pedagang di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), harus mendatangkan kelapa muda dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) karena permintaan terus meningkat tajam selama Rhamadan.

“Akibat permintaan kelapa muda meningkat, saya dan teman-teman lain memesan ke Kabupaten Ogan Komering Ilir,” kata Sukma (39), seorang pedagang kelapa muda di kawasan Plaju Palembang, Jumat 23 April 2021.

Selama bulan Ramadhan tahun ini dia mengaku kewalahan melayani tingginya permintaan kelapa muda dan kebanyakan pembeli sudah menjadi pelanggan tetap.

Para pedagang kelapa muda di kawasan Plaju Palembang diperkirakan mencapai puluhan dan sudah menggelar lapak dagangan ditepi jalan sejak awal Rhamadan 1442 hijriah 2021.

“Kami selama bulan Ramadhan bisa menghabiskan sebanyak 1000 kelapa muda dengan harga jual Rp 7500/butir dan jika diakumulasikan mendapat keuntungan sekitar Rp 5 juta/hari,” kata ayah tiga orang anak itu.

Omzet pedagang kelapa muda di kawasan Plaju Palembang hingga 23 April 2021 terlihat meningkat hingga mencapai 100 persen dibandingkan hari biasa.

Wilayah Kecamatan Jejawi dan Sp Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi pemasok kelapa muda untuk memenuhi permintaan kelapa muda di kawasan Plaju Palembang.

Sebab, dirinya biasa mendatangkan kelapa muda dari wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, seperti Kecamatan Jejawi, Sp Padang, Pampangan, dan Pangkalan Lampam.

“Kami merasa agak kewalahan untuk melayani pembelian pelanggan kami, karena selama Rhamadan tahun ini penjualan cukup meningkat,” kata Doden (45) seorang pedagang kelapa muda lainnya.

Edi (43) seorang pedagang kelapa muda di kawasan Bagus Kuning Palembang, mengatakan omzet pendapatan berjualan kelapa muda selama Rhamadan tahun ini meningkat tajam hingga 69 persen dibandingkan hari biasa.

Biasanya, kata dia, pendapatan pada hari biasa hanya mencapai Rp 200 ribu, namun selama Rhamadan tahun ini bisa mencapai Rp 6.85.000/hari.

“Pendapatan Rp 6.85000 bisa meraup keuntungan bersih Rp 300 ribu setelah dipotong modal dan membayar upah pekerja,” katanya.

Menurut dia, kelebihan kelapa muda hingga kini masih diburu masyarakat, terlebih kelapa muda hijau karena dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam jenis penyakit dan tidak memberikan efek samping.

Selama ini, dirinya berjualan kelapa muda biasa untuk dijadikan sebagai minuman berbuka puasa dan bisa dicampur es. “Kelapa muda ini langsung kami datangkan dari Kabupaten Ogan Komering Ilir,” kata dia.

Seorang pedagang kelapa muda di kawasan Tangga Takat Palembang, Yosi (49) mengatakan selama bulan Ramadhan kali ini permintaan kelapa muda cukup besar dan mengakibatkan omzet penjualan kelapa muda meningkat.

Ia mengatakan kebanyakan konsumen membeli kelapa muda diminta dibelah dan sari maupun buah kelapa muda dimasukkan ke dalam plastik untuk kemudian dibawa pulang sebagai menu buka puasa. Banyak yang membeli minta kelapa muda utuh untuk dibawa pulang ke rumah.

“Saya menjual kelapa muda Rp 7500/butir dan setiap hari saya biasanya menghabiskan 230 butir,” ungkapnya.

ADENI ANDRIADI SH.,MSi

Check Also

Diduga Korupsi ADD, Datuk Penghulu di Rohil Ditahan Kejari

ROKAN HILIR – SB alias C selaku Datuk Penghulu Sungai Majo Pusako, Kecamatan Kubu Babussalam, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *