Monday, 18 October 2021
Home / JUSTISIA / KEJARI HALBAR SELAMATKAN UANG NEGARA RP 1,2 MILIAR DARI KASUS KORUPSI

KEJARI HALBAR SELAMATKAN UANG NEGARA RP 1,2 MILIAR DARI KASUS KORUPSI

Jailolo – Kejaksaan Negeri Kabupaten Halmahera Barat (Propinsi Maluku Utara).
Dalam hal ini menyelamatkan kerugian keuangan Negara sebesar Rp 1,2 Miliar dari kasus tindak pidanan korupsi. Menurut kepala kejaksaan Negeri Halmahera Barat, Salomina M Saliama. Mengatakan, kerugian keuangan Negara itu di selamatkan inteljen dari sejumlah perkara.
Salah satunya adalah penyelidikan dugaan pungutan liar (Pungli) penyalagunaan dana bantuan oprasional kesehatan (BOK) Puskesmas sehalbar sebesar 5 persen. Ini merupakan laporan hasil pemeriksaan (LHP) yang di kirimkan oleh inspektorat HalBar dengan total kerugian Negara yang di kembalikan ke kas daerah sebesar Rp.266.500.000. “Kata Salomina”. Yang di katakan Salomina bahwa, dugaan pungli penyalagunaan Dana BOK Puskesmas ini di lakukan kepala puskesmas dan panitia Hari Kesehatan Nasional (HKN) pada Dinas kesehatan tahun 2018. “Sehingga saat di lakukan penyilidikan di kembalikan keuangan Negara sebesar Rp.172.000.000,” katanya ia mengaku, dari perkara tersebut di atas total pengembalian keuangan Negara dari bidang intelijen sebesar Rp.438.500.000.
Dari bulan januari sampai dengan bulan juli 2021 kami berhasil mengamankan keuangan Negara dari tiga perkara yaitu penyimpangan dalam proyek peningkatan jalan non status Idamgamlamo-Gamomeng Kecamatan Sahu Timur, Halmahera Barat pada Dinas Perhubungan tahun Anggara 2019 sebesar Rp 334.296.528,” ungkapnya. Untuk tindak pidana Korupsi dalam pembangunan Gedung Rawat Inap kelas III RSUD jailolo tahun angaran 2018 berhasil mengamankan keuangan Negara ke kas daerah sebesar Rp.204.066.686. Begitu juga tindak pidana korupsi dalam pembangunan Islamic Center pada Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang (PURP) HalBar Tahun angaran 2015 dengan pemulian keuangan Negara berjumlah Rp.102.750.100,” Tuturnya. Tindak Pidana Korupsi pembangunan Gedung Malaria Center setelah di lakukan pemeriksaan serta hitungan ahli dari inspektorat kerugian Negara yang terdapat dalam proyek tersebut sebesar Rp 95.880.000.“sebenarnya proyek ini masih ada anggaran tersisadi kas Daerah 200 juta sekian, yang belum terpakai. Dan kasus ini juga sudah kami hentikan karena sudah ada pengemablian kerugian Negaranya, ujarnya.
Menurut kejaksaan Negeri HalBar (Salomina), juga punya perkara penentutan di tahun 2010 di Dinas Pemuda dan Olaraga (DISPORA), dan Dana Desa Togoreba sungi yang di eksekusi uang pemulihan yang di dapat saat penyelidikan sebesar Rp 34 juta. Sehingga total kerugian keuangan Negara dalam tahun 2021 sebesar Rp 770.993.615.
“ Jadi total pemulihan keseluruhan keuangan negara yang di amankan Kejari HalBar untuk tahun 2021 sebesar Rp 1.208.494.615. dengan ini bahwa kasus yang sudah ada pengembalian kerugian Nagara telah di hentikan karena sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Karena dalam rana lidik bisa kami hentikan dengan beberapa pertimbangan, sesuai dengan Undang-Undang korupsi untuk mengembalikan kerugian Negara selama mereka mengembalikan maka kami menerima itu, Tandasnya. (Jody S)

Check Also

Keluhkan Pungutan Liar di Puskesmas Jejawi, Warga: Padahal Gratis

OKI-Warga puluhan Desa di Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *