Sabtu, 24 Juli 2021
Home / JUSTISIA / Jurnalis Pengkritik Pematang Siantar Tewas Ditembak di Jalan

Jurnalis Pengkritik Pematang Siantar Tewas Ditembak di Jalan

Pamatang Siantar-Seorang jurnalis Pematang Siantar pengkritik Pemerintah Daerah tewas ditembak orang tak dikenal pada Jumat 18 Juni 2021, di Pematang Siantar, tak jauh dari rumahnya.

Marasalim Harahap alias Marshal, meninggal karena luka tembak. Korban ditemukan warga dijalan dalam kondisi berlumuran darah. Keluarga korban menduga pembunuhan itu disebabkan oleh kegiatan peliputan Marshal.

Marshal bekerja sebagai jurnalis di salah satu media online di Pematang Siantar. Almarhum diduga tewas ditembak di jalan saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Sepanjang karirnya sebagai wartawan, ia dikenal sangat kritis terhadap Pemerintah Daerah setempat.

Aksi tak terpuji itu menuai kritik keras dari banyak kalangan di tanah air, dan menyulut kemarahan dari banyak pihak.

“Versi pertama dan paling mungkin adalah profesionalnya,” kata Ansori AK Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia, Sabtu 19 Juni 2021.

Kantor polisi tidak jauj dari tempat kejadian perkara, korban ditebak hingga tewas saat dalam perjalanan pulang ke rumah,” jelasnya.

Salah satu keluar korban mengaku sangat trauma dan belum mendapat keterangan dari pihak kepolisian setempat. “Kepolisian Pematang Siantar sampai hari ini belum merilis gambar pria yang mereka curigai sebagai pembunuh Marshal.

Dalam beberapa tahun terakhir Marshal dikenal karena kritiknya terhadap pemerintah daerah setempat. Semasa hidupnya almarhum mengaku kerap kali mendapat ancaman secara ferbal melalui telepon genggam.

“Diduga Marshal sudah menjadi target. Almarhum dikenal tak bisa dibungkam melalui intimidasi,” kata Ansori AK.

Saat kejadian Marshal tengah dalam perjalanan pulang menuju rumah. Dia ditembak mati pada Jumat 18 Juni 2021 oleh orang tidak dikenal tak jauh dari rumahnya.

Dalam sebuah pernyataan, Pengacara Senior Pitra Romadoni Nasution SH MH Penasehat Dewan Pimpinan Pusat Media Independen Online Pematang Siantar mengatakan, kami turut berduka cita yang amat sangat mendalam kepada keluarga Almarhum. Semoga keluarga Alam diberikan ketabahan.

“Semoga amal dan kebaikan beliau diterima disisi yang maha kuasa.. Amin,” ucapnya.

Ia menegasikan, DPP MIO Indonesia akan mengawal terus kasus penembakan terhadap wartawan media online di Pematang Siantar ini.

“Kami minta kepada Bapak Kapolri untuk memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengungkap kasus tersebut. Apa motif dan siapa pelakunya. Kami berharap Polri segera menangkap pelaku agar tidak muncul rasa kekhawatiran di masyarakat karena akan menggangu Kamtibmas di Pematang Siantar.

“Kalau pelaku penembakan ini tidak segera ditangkap, saya kira rasa aman dan nyaman masyarakat sangat terganggu. Peristiwa ini sangat menggangu kondisi psikis keluarga korban dan masyarakat.

“Untuk itu kami minta kepada Bapak Kapolri untuk segera memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut,” tegas Pitra.

SANGKUT

About admin

Check Also

Pengusaha di balik Calon

OKI-Pengakuan salah satu tim sukses dari nomor urut tiga (3) calon kepala desa muara batun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *