Kamis, 24 Juni 2021
Home / RAGAM / DPP.FKRI: Hari Lingkungan Hidup Dunia Inspirasi Jaga Alam

DPP.FKRI: Hari Lingkungan Hidup Dunia Inspirasi Jaga Alam

OKI-Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni. Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dicetuskan oleh PBB sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan aksi untuk melindungi lingkungan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, masyarakat dunia diminta untuk berfikir kembali bagaimana kegiatan manusia telah berevolusi dan berdampak buruk terhadap lingkungan.

Terkait soal Hari Lingkungan Hidup Sedunia, terdapat dua hal monumental dalam pertemuan dan tetap menjadi legasi sampai saat ini yakni dibentuknya UNEP dan penetapan tanggal 5 Juni sebagai peringatan world environmental day yang dirayakan setiap tahunnya.

“Peringatan ini merupakan kesempatan bagi semua orang untuk menjadi bagian aksi global dalam menyuarakan proteksi terhadap planet bumi, pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan,” ujar Ketua DPPFKRI Ansori AK, Sabtu 5 Juni 2021.

Ansori AK mengatakan, Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah sebagai bentuk peringatan kepada manusia untuk selalu bersyukur bahwa sampai saat ini alam telah memberikan kekayaan dan keanekaragaman untuk menunjang keberlangsungan hidup manusia.

“Indonesia adalah negara megabiodiversitas, Indonesia menempati posisi kedua setelah Brazil sebagai negara teratas dari 10 negara dengan memiliki keanekaragaman hayati paling tertinggi di dunia,” jelasnya.

Dengan total luas wilayah 1,3 dari luas muka bumi daratan dan lautan, Indonesia menempati posisi teratas karena memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia.

Tingkat kepunahan keanekaragaman hayati Indonesia menempati posisi ke-6 di dunia,” paparnya.

Ini karena banyaknya eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya flora dan fauna dengan tidak memperhatikan aspek keberlanjutan.

Sementara itu, faktor pencemaran lingkungan, perubahan iklim, devorestasi, konversi lahan, dan aktivitas manusia turut menyumbang proses kepunahan spesies.

Ekosistem lingkungan yang sehat akan mempertahankan keanekaragaman hayati, menyediakan air dan udara bersih, sumberdaya alam, pangan, serta mengurangi bencana.

Menurut Ansori AK, saat ini dunia tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19. Kondisi ini mengingatkan kita bahwa kondisi kesehatan manusia berhubungan dengan alam.

Penyakit virus Corona adalah zoonosis atau penyakit yang berasal dari virus yang ditularkan hewan. Kini tidak kurang dari 60 persen kasus penyakit infeksi ke manusia berasal dari hewan.

“Saat ini lebih dari 5 juta kasus di dunia positif Covid-19. Para ilmuwan menyatakan bahwa jika kita tidak mengubah perilaku kita terhadap alam, maka kita akan menghadapi pandemi ini dalam waktu cukup lama,” jelasnya.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia menuntut kita untuk menginspirasi pemerintah bersama masyarakat untuk berkomitmen menjaga alam, mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan, serta menegakkan hukum lingkungan.

“Dunia usaha diminta untuk ikut berperan menjaga keberlanjutan dengan mengunakan aktivitas yang ramah lingkungan. Masyarakat dan komunitas harus bersama-sama menjaga agar kelestarian lingkungan tetap terjaga. “Kembalikan ekosistem yang rusak,” ujarnya.

SANGKUT OKI

About admin

Check Also

Kabel APILL Exit Tol Celikah Dicuri

OKI-Aksi pencurian kabel lampu penerangan jalan kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *