Monday, 18 October 2021
Home / JUSTISIA / DITUDUH SEBAGAI WALIYULLAH USTADZ LAPORKAN PENYEBAR HOAX

DITUDUH SEBAGAI WALIYULLAH USTADZ LAPORKAN PENYEBAR HOAX

Ustadz Encep Jenal Muttaqin, diampingi kuasa hukummya, Dian Maulan, memberikan keterangan dihadapan awak media di Mapolres Sukabumi, membantah tuduhan dirinya sebagai waliyullah. | Sumber foto: Iqbal. S. Achmad.

SUKABUMI – Gegara gelar pengajian tanpa memakai baju di Aula pribadinya, Ustadz Encep Jenal Muttaqin mendadak viral, seseorang melalui rekaman suara digroup WhatSapp, menyebut dirinya sebagai waliyullah dilantik oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul. Viralnya dirinya, dan tuduhan aliran sesat, dibantah tegas oleh Ustadz Encep. Dirinya didampingi oleh kuasa hukumnya membawa kasus ini ke ranah hukum, langsung mendatangi Markas Polres Sukabumi, Senin (4/10/2021).

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, penyidik sudah mengantongi nama diduga pembuat pesan suara, dan mengirimkan surat panggilan terhadap yang bersangkutan.

“Jenal Mutaqin atau Ustaz Encep pada hari Kamis tanggal 31 September 2021 disebut dalam Rekaman Suara sebagai Wali Allah. Setelah kita kumpulkan informasi ternyata yang bersangkutan tidak pernah mengatakan hal tersebut. Hari jumat 1 Oktober 2021 dibuatlah pengaduan, kita lakukan penyelidikan dan sudah muncul laporan polisi tanggal 4 Oktober 2021 dan sudah sidik. Terlapor sudah kita kantongi namanya inisial AR, yang dalam voice notenya tersebut kami duga adalah suara dari AR,”Kata Kapolres Sukabumi.

Dedy menyebutkan, terlapor diterapkan dalam kasus ini adalah undang-undang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara. Lanjut Kapolres Sukabumi, dalam rekaman suara tersebut, menyebutkan, ada pembicaraan soal kemunculan wali namanya wali Encep.

“Ada lagi ucapan ustadz Encep mengaku sekarang jadi wali dan mengaku sekarang sudah dilantik nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul, penyelidikan sudah masuk tahap sidik,”Sebut Dedy.

Sementara itu, Ustaz Encep mengaku, dirinya mengetahui ada pesan rekaman group WhatSapp pesan suara tersebar yang menyebutkan dirinya salat tidak memakai baju dibantah tegas oleh Ustadz Encep. Dia mengatakan untuk salat tetap memakai penutup bahkan saat ceramah keluar pesantren juga mengenakan pakaian.

“Kalau mengenai saya tidak pakai pakaian saya akui saya tidak pakai-pakaian hanya saja kalau saya undangan ceramah keluar saya pakai pakaian kalau salat saya tutupi pakai serban. Kalau saya sendiri ngajar ngaji tidak pakai pakaian,”Aku Encep.

Soal pesan suara, Ustaz Encep dengan tegas mengatakan bahwa hal itu merugikan pihaknya. Itu berita bohong bermuatan fitnah, belakangan pelaku pembuat pesan suara itu sudah meminta maaf.

“Ada kabar yang menyebut saya mengaku sebagai wali, saya bantah itu berita hoax itu berita bohong dan saya tidak tahu kejadiannya. Namun saya memaafkan secara pribadi dan keluarga kepada yang bersangkutan. Namun secara hukum tetap berlanjut karena kami sudah menguasakan kepada yang berwajib. Itu yang saya sampaikan,”Tegas Ustaz Encep. (Iqbal. S. Achmad)

Check Also

Keluhkan Pungutan Liar di Puskesmas Jejawi, Warga: Padahal Gratis

OKI-Warga puluhan Desa di Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *