Monday, 18 October 2021
Home / INVESTIGASI / Data Inspektorat OKI Bocor

Data Inspektorat OKI Bocor

OKI-Data hasil investigasi Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia (DPPFKRI), menemukan adanya kebocoran data-data di kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), baru-baru ini.

Kebocoran data di kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini diduga dilakukan secara sengaja oleh oknum kepala Inspektorat Kabupaten OKI, berinisial E.

“Data-data laporan keuangan dari semua dinas itu berisi tentang informasi sangat lengkap dan diduga akan dipergunakan untuk melakukan pemerasan melalui pihak ketiga,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia, Ansori AK, Minggu, (12/9) sore.

Data laporan keuangan semua dinas yang dibocorkan itu tidak hanya memuat tentang informasi terkait anggaran, melainkan juga berisi data-data tentang laporan belanja dari semua dinas di Kabupaten OKI.

Dapat dikatakan, bocornya semua data-data ini merupakan kebocoran terbesar didalam sejarah otonomi daerah. Sebab, data-data tersebut meliputi data laporan keuangan sejak 2018.

“Bagaimana mungkin dokumen penting seperti laporan keuangan bisa mengalami kebocoran?

Ansori AK mengaku punya jawabannya. “Secanggih apapun sistem penyimpanan data bersifat rahasia negara, selagi management pengelolaan data masih dipimpin oleh manusia bermental rendah, peluang terjadi kebocoran selalu ada,” kata Ansori AK.

Jangan lupa, peristiwa kembocoran data laporan keuangan dan sejenisnya, pastilah melibatkan orang dalam.

“Upaya membocorkan data-data laporan keuangan ini adalah motifnya pemerasan. Dokumen laporan keuangan dari semua dinas di Kabupaten OKI selama bertahun-tahun ada di kantor inspektorat OKI.

Data-data dari inspektorat ini merupakan data-data laporan keuangan dari semua dinas di Kabupaten OKI tahun 2018. Data-data laporan keuangan dari semua Dinas di Kabupaten OKI itu ditemukan Dewan Pimpinan Pusat Forum Keadilan Rakyat Indonesia atau DPPFKRI dari salah satu ormas tidak memiliki badan hukum dan tidak memiliki kantor serta tidak terdaftar di Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten serta Kementerian Dalam Negeri

“Data-data tersebut meliputi laporan keuangan dari semua dinas di Kabupaten OKI. Sangat detail, dan kami menduga data-data itu secara sengaja dibocorkan oleh kepala inspektorat OKI berinisial E.

Hingga laporan ini selesai ditulis, kepala inspektorat OKI belum berhasil dikonfirmasi Tipikor Investigasi.com.

SANGKUT SUMSEL

Check Also

Keluhkan Pungutan Liar di Puskesmas Jejawi, Warga: Padahal Gratis

OKI-Warga puluhan Desa di Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), mengeluhkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *