Monday, 17 January 2022
Home / JUSTISIA / DANA DESA PESIBAR MULAI DIGOYANG BPK DIMINTA GANDENG IINSPEKTORAT UNTUK AUDIT

DANA DESA PESIBAR MULAI DIGOYANG BPK DIMINTA GANDENG IINSPEKTORAT UNTUK AUDIT

Pesisir Barat-Dana desa katanya harus dipertanggung jawabkan. terutama neraca keuangan penggunaan anggaran dan realisasi anggaran.termasuk data dan inventarisasi barang yang di belanjakan dari dana desa.seluruh pengeluaran harus di catat dan di lengkapi dengan bukti pembelanjaan. Penggunaan dana desa harus di rencanakan secara terukur yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Badan pemeriksa Keuangan (BPK) harus menggandeng Inspektorat pesisir barat untuk mengaudit dana desa mulai dari di louncingkan pertama tahun 2015 sampai tahun 2021.banyak sekali di temukan dugaan-dugaan indikasi penyelewengan dalam penggunaan dana desa(DD).

Mulai dari pembelanjaan barang dan jasa yang diduga tidak sesuai dengan harga satuan(Mark-u).pengerjaan fisik yang tidak sesuai dengan standarisasi,sampai penggunaan dana siluman lainya yang tidak jelas termasuk dana untuk setor sana setor sini yang juga dididuga tidak bisa di pertanggung jawabkan sehingga pihak peratin(kepala desa)tersebut diduga membuat laporan (Spj) fiktif.

Jika aparat penegak hukum(APH)jeli dalam pengawasi penggunaan dana desa di pesisir barat tidak menutup kemungkinan akan banyak Oknum-Oknum Peratin (Kepala Desa) yang tersandung Kasus Korupsi.Seperti yang baru-baru ini terjadi di pesisir barat pihak kejaksaan telah berhasil dalam mengungkap kasus korupsi yang terjadi di desa sumber agung kecamatan ngambur kabupaten pesisir barat Wawansori yang telah di tetapkan oleh penyidik kejari lampung barat sebagai tersangka dan sudah di titipkan di rutan kelas 2B krui untuk proses hukum selanjutnya.

Wawan Sori di tetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana desa tahun anggaran 2018. Modus yang di lakukan wawansori dalam korupsi dana desa tahun 2018 diduga membuat kelompok tani fiktip untuk mendapat bantuan pupuk dengan dianggarkan dari dana desa.

Namun hingga Wawansori di tetapkan sebagai tersangka pupuk tersebut tak kunjung ada.inilah salah satu modus yang di lakukan oleh seorang oknum mantan Peratin(Kepala Desa) Sumber Agung Wawansori.

Kuat Dugaan masih Banyak modus-modus yang lain yang di lakukan oleh oknum Peratin lain nya dalam mencari laba dari dana desa yang belum terungkap.jika Hasil Audit BPK dan Inspektorat ada di temukan penyalah gunaan dana desa yang mengakibatkan kerugian pada perekonomian negara agar di serahkan kepihak penegak hukum untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

Jika setiap ada indikasi penyimpangan uang negara harus di selesaikan melalui APIP yaitu Inspektorat maka pesisir barat tidak akan pernah bebas dari korupsi malaupun pesisir barat mendapat WTP.

Pihak APIP hanya selalu memberi pembinaan tidak pernah memberi sanksi berat apalagi menyerahkan hasil temuan nya kepada penegak hukum.sehingga pelaku penggerogot uang rakyat tidak merasa takut karna sanksi yang diberikan tidak membuat epek jera bagi mereka yang mencuri dana desa. (S.Ekandi) BERSAMBUNG…
simak terus berita-berita TIPIKOR terupdate !!!

Check Also

KEPSEK SMA 1 LEMONG DIDUGA PERINTAHKAN SATPAM TOLAK WARTAWAN

Peaisir Barat-Kepala sekolah menengah atas(SMA)1Lemong Nur Soraya diduga memberikan perintah kepada penjaga sekolah agar menolak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *