Sabtu, 24 Juli 2021
Home / INVESTIGASI / Belanja Bantuan Keuangan Desa Galuga dari Pemerintah Kota Bogor TA 2018 Diduga Menyimpang

Belanja Bantuan Keuangan Desa Galuga dari Pemerintah Kota Bogor TA 2018 Diduga Menyimpang

Sebesar Rp210.730.050,00 Tidak Sesuai Proposal dan Sebesar Rp26.462.526,00 Tidak Dipertanggungjawabkan

KOTA BOGOR – Pemerintah Kota Bogor menganggarkan belanja bantuan keuangan (bankeu) kepada Pemerintah Desa tahun anggaran (TA) 2018 sebesar Rp4.042.013.000,00 dengan realisasi sebesar Rp2.717.245.904,00 atau 67,23%. Belanja Bantuan Keuangan dimaksudkan untuk pemberian ganti untung dan kompensasi atas dampak lingkungan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Desa Galuga. Realisasi belanja bankeu TA 2018 sebesar Rp2.717.245.904,00 tersebut diberikan kepada Pemerintah Desa Galuga, Desa Cijujung, dan Desa Dukuh Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.

Pemeriksaan secara uji petik atas dokumen pertanggungjawaban belanja bankeu kepada Desa Galuga dan Desa Cijunjung menunjukkan bahwa LPJ Desa Galuga masih belum memadai, bukti yang terdapat dalam LPJ tidak lengkap sedangkan LPJ Desa Cijujung sesuai dengan bukti yang dilampirkan dalam laporan.

Selain itu, diketahui masih terdapat rincian realisasi penggunaan dana bantuan keuangan pada Desa Galuga yang tidak sesuai antara LPJ dengan proposal berdasarkan Surat Kepala Desa Galuga Nomor 147/2014/Pemb/VII/2018 tanggal 5 Juli 2018 perihal proposal pencairan dana kompensasi tahun 2018. Berikut tabel LPJ dan bukti pertanggungjawaban pada Laporan Penggunaan Dana Bagian Desa Galuga dari Hasil Dana Kompensasi TPAS Galuga tahun anggaran 2018.

Tim Pemeriksa telah melakukan wawancara pada tanggal 22 April 2019 secara uji petik atas dana BLT dan bantuan lain sebesar Rp301.342.526,00 terhadap bantuan yang diterima warga, aparat desa, MUI, Ketua RT. 01 s.d. RT. 13, Ketua RW. 01 s.d. RW. 06 dan Kadus 01 s.d. Kadus 04. Dari hasil wawancara tersebut masih terdapat perbedaan nilai antara yang diberikan dalam daftar dengan yang diterima warga.

Jumlah uang yang diberikan dalam daftar penerima warga sebesar Rp110.000,00/warga, namun menurut informasi dari warga, jumlah uang yang diterima adalah sebesar Rp100.000,00. Atas selisih dana yang diberikan kepada warga sebesar Rp10.000,00 (Rp110.000,00-Rp100.000,00) atau total sebesar Rp18.780.000,00 (1.878 x Rp10.000,00) tersebut telah dimintakan keterangan kepada Kepala Desa Galuga. Kepala Desa Galuga memberikan Surat Pernyataan yang telah ditandatangani tertanggal 24 April 2019 menyatakan bahwa selisih dana dari warga sebanyak 1.878 KK sebagai penerima bantuan digunakan untuk: 1) Biaya operasional pembagian BLT sebesar Rp4.500.000,00 2) Kegiatan maulid nabi sebesar Rp8.000.000,00 3) Pengecatan kantor desa sebesar Rp6.280.000,00. Dari pernyataan tersebut.

Untuk penggunaan dana BLT dan bantuan lain yang masih kekurangan bukti pendukung sebesar Rp26.462.526,00, sampai dengan pemeriksaan berakhir tanggal 30 April 2019, tim tidak memperoleh penjelasan lebih lanjut dari Kepala Desa.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 660.45-246 Tahun 2018 Tentang Penetapan Nilai Kompensasi dan Penggunaan Kompensasi Dampak Lingkungan Tempat Pembuangan Akhir Sampah Galuga Untuk Tahun Ketiga 2018 Kepada Pemerintah Desa Galuga, Desa Cijujung, dan Desa Dukuh Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor:

a. Diktum KEDUA poin b.1 Penggunaan Nilai Kompensasi Dampak Lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU adalah untuk: 1. Pemerintah Desa Galuga sebesar Rp502.237.543,50 (lima ratus dua juta dua ratus tiga puluh tujuh ribu lima ratus empat puluh tiga koma lima puluh rupiah) untuk penggunaan: a) bantuan langsung terhadap warga yang terkena dampak, b) pembangunan fisik, dan c) bantuan dalam bentuk lain dengan rincian sesuai Surat Kepala Desa Galuga Nomor 147/2014/Pemb/VII/2018 tanggal 5 Juli 2018 perihal Proposal Pencairan Dana Kompensasi Tahun 2018 yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.

b. Diktum KETIGA Pemerintah Desa Penerima Kompensasi Dampak Lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU wajib menyampaikan laporan atas penggunaan dan pemanfaatan Dana Kompensasi kepada Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup sesuai ketentuan peraturam perundang-undangan.

Kondisi tersebut mengakibatkan a. LPJ Belanja Bantuan Keuangan dipergunakan di luar pengajuan proposal sebesar Rp210.730.050,00; b. Penggunaan bantuan keuangan sebesar Rp26.462.526,00 tidak dipertanggungjawabkan.

Kondisi tersebut disebabkan a. Kepala Dinas Lingkungan Hidup kurang mengkoordinasikan, dan mengendalikan dalam pengadministrasian bantuan keuangan Pemerintah Desa; b. Kepala Desa Galuga melaporkan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan keuangan tidak seluruhnya sesuai dengan proposal. (SEN/AB)

About admin

Check Also

Pengusaha di balik Calon

OKI-Pengakuan salah satu tim sukses dari nomor urut tiga (3) calon kepala desa muara batun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *